aneka macam minyak untuk memasak
Aneka macam minyak yang biasa digunakan untuk memasak

Aneka macam minyak yang biasa digunakan untuk memasak

15 December 2021

Minyak sawit merupakan salah satu jenis minyak yang paling sering digunakan untuk memasak, terutama menggoreng.

Minyak zaitun

Olive oil atau minyak zaitun merupakan minyak yang didapat dari ekstraksi buah zaitun. Ada dua macam olive oil yang umum dipakai untuk masakan, yaitu olive oil biasa dan extra virgin olive oil. Label extra virgin pada olive oil menunjukan bahwa minyak zaitun tidak dimurnikan dan karenanya minyak jenis ini berkualitas tinggi. Olive oil dalam kuliner dapat digunakan sebagai minyak yang serbaguna dan sehat untuk disantap langsung. Aromanya juga bisa mempengaruhi hasil masakan. Namun, minyak zaitun memiliki titik asap yang relatif lebih rendah dibandingkankan dengan minyak lainnya. Jadi paling baik untuk memasak dengan minyak zaitun dengan api kecil dan sedang. Extra virgin olive oil lebih dianjurkan untuk dipakai sebagai dressing salad.

Minyak bunga matahari

Minyak untuk memasak yang selanjutnya adalah minyak bunga matahari. Minyak bunga matahari dibuat dari proses penekanan biji bunga matahari, minyak ini punya kandungan vitamin E tinggi dan rendah lemak jenuh.

Punya titik asap tinggi dan rasa yang ringan membuat minyak bunga matahari jadi jenis minyak favorit untuk menggoreng, tetapi juga baik untuk memanggang.

Titik asap minyak bunga matahari berada di suhu 232 derajat Celsius, cocok untuk menggoreng, dibuat menjadi margarin, dressing salad, dan memanggang.

Minyak bunga matahari tidak cocok untuk drizzling/taburan, atau memasak dengan api kecil.

Minyak kanola

Minyak canola adalah salah satu minyak sehat untuk memasak nih, Moms! Dilansir dari HealthLine, minyak kanola sendiri dikembangkan pada tahun 1970an oleh para peneliti dari University of Manitoba.

Nama kanola atau canola sendiri berasal dari Canada.

Nah, ketika minyak nabati lainnya berasa dari campuran sayuran, hal berbeda terjadi pada minyak kanola.

Salah satu minyak sehat untuk memasak ini menggunakan tanaman lobak sebagai sumber bahan pembuatannya.

Proses pemurnian minyak canola sendiri menghasilkan rasa yang netral dengan titik tinggi sebesar 204 derajat Celsius. Jadi hal tersebut membuat jenis minyak ini sempurna untuk menggoreng, menumis, dan memanggang.

Minyak canola sendiri memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal. Presentasenya pun sangat tinggi yakni 62 persen sehingga minyak canola sendiri sering disebut sebagai minyak sehat untuk memasak.

Baca juga: IDE SAUS YANG COCOK UNTUK MAKAN STEAK, WAJIB COBA

Minyak wijen

Minyak wijen pun masuk ke dalam salah satu jenis minyak sehat untuk memasak. Tak hanya itu, minyak yang stau ini pun sudah memiliki rasa yang unik dan juga cukup kuat.

Jadi ketika Moms menggunakan jenis minyak yang satu ini, tak perlu menambahkan atau menggunakan banyak minyak dalam suatu masakan.

Jenis minyak sehat untuk memasak yang satu ini sangat cocok untuk menumis sekaligus menambahkan rasa ke masakan. Kendati demikian, Moms tidak bisa menggunakan minyak wijen ke semua jenis masakan ya!

Sebaiknya Moms menghindari penggunaan jenis minyak ini ketika ingin memasak makanan yang tidak memiliki cita rasa wijen.

Selain rasa yang kuat, minyak sehat untuk memasak ini pun dipercaya bisa mencegah penyajit diabetes. Tak hanya itu, minyak wijen pun bisa mengurangi kolesterol dalam darah karena mengandung phythosterol nih, Moms!

Minyak kelapa

Minyak untuk memasak yang selanjutnya adalah minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan jenis minyak yang menjadi kesayangan para koki vegan dan sering digunakan sebagai pengganti mentega dalam membuat roti.

Minyak kelapa dibuat dengan mengekstraksi daging kelapa, karenanya minyak ini memiliki rasa manis alami yang baik untuk memanggang makanan manis dan juga untuk hidangan tumis tertentu.

Minyak kelapa kaya akan lemak jenuh, khususnya jenis yang disebut asam laurat, yang dianggap sebagai sumber lemak lebih sehat.

Titik asap minyak kelapa berada pada suhu 176 derajat Celsius, minyak kelapa baik untuk memanggang, membekukan, menumis. Sementara, minyak kelapa tidak baik untuk deep-fried dan sebagai dressing.

Selalu dapatkan info, tips, dan berbagai resep masakan di Kitchen Of Indonesia.
Follow us on:
Instagram: KitchenOfIndonesia
Facebook: Kitchen Of Indonesia
Youtube: Kitchen Of Indonesia